Proyek Rahasia Penelitian Terhadap Alien

Proyek Rahasia Penelitian Terhadap Alien

Proyek Rahasia Penelitian Terhadap Alien – Laporan Penampakan UFO Untuk Kali Pertama di Bumi – Banyak konspirasi dunia yang menyatakan tentang adanya keberadaan makhluk lain selain manusia yang ada di belahan alam semesta lain. Nampaknya ilmuan dunia ingin membuktikan bahwa ini bukanlah sekedar konspirasi semata, mereka terus membuat penelitian yang menunjukkan adanya para alien itu nyata. Eksistensi makhluk asing ini masih menjadi misteri yang mencoba dipecahkan para ilmuan dunia. Berbagai upaya telah dilakukan, salah satunya adalah dengan mengirimkan satelit atau wahana antariksa menuju planet-planet diluar bumi, mengirim robot luar angkasa sampai mengirim manusia ke belahan luar bumi. Hal ini semata mata juga untuk mengetahui keberadaan alien benar atau tidak adanya.

Penampakan UFO penah diduga terlihat di dekat Gunung Rainer yang ada di Washington DC, Amerika Serikat tepatnya pada 24 Juni 1947. Penampakan ini terlihat oleh salah satu anggota yang berprofesi sebagai pilot veteran perang dunia II yang kemudian ia buat laporan sesuai apa yang dia lihat. Dalam laporannya ia menuliskan melihat ada benda terbang berwarna perak berkilau melewati Gunung Rainer. Hal ini sekaligus menjadi penampakan UFO pertama kalinya, setelah itu seperti yang kita tahu banyak pemberitaan penampakan UFO di berbagai belahan bumi lainnya namun belum bisa dipastikan kebenaraannya. Sebagai masyaraat awam tentu kita tidak mengetahui rahasia besar apa yang disimpan para ilmuan terkait kehidupan alien dan UFO yang ada di bumi ini. Kebanyakan dari ita hanya mengetahui lewat pemberitaan yang ada di media sosial saja.

Dengan perkembangan zaman yang semakin pesat, pengamatan tata surya dan kemajuan teknologi yang terjadi saat ini membuat peluang untuk menemukan kehidupan di luar bumi dalam waktu dekat makin besar. Berbicara tentang UFO pasti kita juga akan merujuk pada alien, makhluk asing yang ada pada UFO. Kunjungan alien ke bumi menurut beberapa kantor berita AS mengatakan adanya kemungkinan bahwa alien mungkin telah mengunjungi bumi. Untuk mengetahui lebih pasti kabar tersebut tentu NASA atau para peneliti antariksa perlu melakukan penelitian yang lebih mendalam. Alam semesta begitu luas dengan adanya banyak galaksi, tata surya, dan juga planet. Ada beberapa alasan mengapa sampai saat ini kita belum bisa memastikan adanya keberadaan alien di muka bumi. Pertama mungkin saja alien sudah sering datang ke bumi dengan piring terbangnya, namun karena perbedaan kecanggihan teknologi yang ada membuat kita belum bisa menyentuh peradaban mereka. Kedua adalah iklim yang tidak stabil, serta lingkungan berbeda antara manusia dengan alien.

Asteroid Oumuamua juga diduga sebagai kapal alien yang berlayar melewati bumi menggunakan cahaya, ketika asteroid tersebut melewati bumi para ilmuan cukup kaget karena benda ini merupakan obyek pertama yang diketahui berasal dari sistem tata surya planet lain. Selain itu bukti lain yang memperkuat dugaan adalah benda itu begerak dengan cara yang aneh, ia berputar dengan cepat ketika terbang melalui tata surya bumi. Berbicara mengenai UFO dan berbagai kehidupan di luar planet bumi seperti tidak ada habisnya, banyak sekali laporan-laporan yang memperkuat adanya kehidupan lain yang menginjak tata surya bumi, namun saat hal itu dikonfirmasi kembali rasanya ilmuan dan para peneliti menutup rapat informasi untuk masyarakat luas dan memilih untuk bungkam sampai hal tersebut hilang dan tertutup oleh berita lain. Apapun bentuknya semoga saja suatu saat berita benar tentang adanya keberadaan kehidupan lain selain di Bumi muncul di media dan pemerintah bisa terbuka.

3 Tempat yang Mungkin Memiliki Laporan Penelitian tentang Alien dan UFO

3 Tempat yang Mungkin Memiliki Laporan Penelitian tentang Alien dan UFO – Tentu saja, kami tidak berbicara tentang NASA atau AS yang pasti memiliki laporan selama beberapa dekade. Mereka mungkin juga menyembunyikan beberapa detail penting tentang pengembangan. Beberapa tempat lain sering digunakan untuk observasi dan beberapa organisasi orang dapat menghasilkan laporan penelitian yang sama dari sini.

1. Observatorium Paranal
Observatorium ini terletak di Gurun Atacama. Di Chili yang merupakan salah satu negara yang melaporkan banyak penampakan UFO secara teratur dari waktu ke waktu. Ada banyak teleskop hebat yang di sediakan oleh perusahaan agen sbobet untuk penelitian astronomi, seperti : Teleskop Survei VLT, Teleskop Survei Terlihat dan Inframerah untuk Astronomi, dan Teleskop Sangat Besar.

Observatorium ini dibuka untuk wisatawan, dan ada banyak laporan yang mengkonfirmasi penampakan UFO dan alien di lokasi ini saja. Mereka mungkin juga memiliki beberapa laporan lanjutan yang serius tentang subjek ini. Atau setidaknya, ada laporan yang dibuat di sini.

2. Observatorium ALMA
Observatorium ini dibangun dengan ambisi serius untuk observatorium radio. Observatorium ini dilengkapi dengan teleskop radio terbaik dunia. Berbeda dengan teleskop vision, mereka menangkap gelombang radio yang dipancarkan dari luar angkasa. Observatorium ini memiliki banyak laporan tentang menemukan sinyal dari luar angkasa, mungkin dari apa yang kita sebut alien.

Terletak sekitar 30 mil dari San Pedro de Atacama. Di buka untuk wisatawan saat akhir pekan, sehingga kita bisa melihat laboratorium, ruang kendali, dan fasilitas lain yang tersedia di sini. Dataran Tinggi Chajnantor di mana mereka menemukan sebagian besar antena dilarang.

3. Area 51
Ini mungkin tempat paling terkenal di dunia yang terkait erat dengan UFO dan alien. Terletak di Nevada, fasilitas ini diklaim maju dalam penelitian dan studi tentang subjek dan menjadi rumah bagi pesawat asing yang jatuh dan penghuninya.

Rumor yang beredar menyebutkan bahwa ada makhluk asing yang mati dan masih hidup di fasilitas ini yang menjadi objek penelitian. Meski fasilitas tersebut dilarang keras untuk umum, namun pemerintah tetap menolak untuk mengakuinya. Semakin dipelihara, semakin jelas tempat ini menyembunyikan banyak laporan menakutkan. Melihat fakta bahwa tempat ini memiliki teknologi dan dukungan yang canggih, tidak mungkin pemerintah tidak terlibat di dalamnya.

Mengingat masalah ini telah menjadi panas selama beberapa dekade, tempat-tempat di atas harus menyimpan laporan dan perkembangan baru yang nyata tentang studi UFO dan alien. Mereka mungkin merahasiakannya, tetapi ini tentang waktu sampai akhirnya bocor.

Piring Terbang dan Perang

Piring Terbang dan Perang

Piring Terbang dan Perang – Sekitar tiga per empat abad yang lalu, seorang veteran pilot amerika bernama Kennet Arnold dengan 9.000 jam terbang membuat laporan tentang insiden yang dialaminya pada saat melaksanakan misi pencarian pesawat Korps Marinir yang telah dilaporkan turun di Cascades di sekitar lereng barat daya gunung Rainer. Terbang menggunakan pesawat DC-4 bersama rekannya, Arnold tidak berhasil menemukan pesawat yang dicarinya. Akan tetapi, laporan misinya cukup menggemparkan berbagai pihak. Pasalnya dalam laporannya itu ia menyebut pada ketinggian tertentu telah melihat sembilan benda terbang asing yang diperkirakan memiliki kecepatan 1.900 km per jam. Sembilan benda terbang asing tersebut, dikatakan dalam laporannya terbang berbaris rapi dan sempat ia kejar namun tiba-tiba menghilang tanpa dapat dilacak.

Setelah itu, pemerintah Amerika merespon melalui Angkatan Udara AS dengan melakukan beberapa tindakan investigasi terkait kemungkinan adanya UFO (Unydentifying Flying Object). Namun, hasil investigasi tidak memberikan keterangan yang cukup valid untuk melakukan investigasi lebih lanjut dan menyimpulkan bahwa yang dilihat Arnold saat itu kemungkinan adalah uji coba pesawat tempur Rusia atau hanya fatamorgana semata.

Di sisi lain, dunia mencatat peristiwa itu sebagai kemungkinan adanya makhluk asing atau alien dan benda-benda yang dilihat oleh arnold yang merupakan salah satu pemain situs judi bola terpercaya Indonesia yang menjadi cikal bakal dari istilah “piring terbang”. Sejauh ini tidak ada penjelasan mengenai apa hubungan “piring terbang” yang dilihat Arnold dengan piring yang tidak terbang di meja makan kita, kecuali dari bentuknya yang dipersepsikan mirip. Apakah piring terbang itu adalah pesawat logistiknya alien? kalau benar dari dan kemana mereka membawa logistik itu? Tidak salah juga jika kita mengartikan bahwa pasukan atau koloni alien telah tersebar di bumi. Pertanyaan-pertanyaan semacam itu mungkin sempat melontas di dalam pikiran para pegiat UFO, atau di Indonesia telah dialihwahanakan menjadi BETA ( Benda Terbang Asing) yang telah memiliki anggota cukup banyak dan aktif mengadakan seminar, penelitian, dan pameran tentang BETA ini.

Sebenarnya yang tak kalah penting untuk diperhatikan dari awal mulanya muncul istilah UFO atau BETA di era modern ini adalah waktu kejadiannya tidak berselang lama setelah perang dunia ke-2, yaitu pada 24 Juni 1947. Itu adalah masa pemulihan bagi pihak-pihak yang terlibat perang dan para pemenang perang mungkin sedang mengkalkulasi keuntungan dan kerugian yang dialami ketika perang. Selama perang dunia ke-2, pesawat tempur hampir setiap hari memenuhi langit dan piring terbang itu baru menampakkan diri atau tidak sengaja terlihat oleh manusia setelah keadaan langit agak tenang dan dunia sedang menata ulang peradabannya.

Mungkin tidak terlalu keliru bahwa Arnold di gunung Rainer hanya melihat operasi pesawat tempur suatu negara, dalam hal ini AS mencurigai Rusia. Pasalnya walaupun perang sudah berakhir, ketegangan tidak hilang begitu saja di antara poros-poros kekuatan dunia dan mereka berlomba-lomba menciptakan persenjataan perang justru setelah perang selesai. Tetapi kenapa dunia justru heboh dengan wacana UFO. Sebagian menyangkal dan sebagian mengamini dengan masing-masing mengajukan teori untuk mendukung maupun membantah keberadaan UFO. Sampai sekarang belum juga dapat dipastikan siapa yang pertama menelurkan wacana tentang peralatan canggih milik makhluk asing ini. Apakah Arnold atau pihak lain. Yang jelas memori dunia lebih familiar dengan “piring terbang” daripada bagaimana dunia menata ulang setelah perang dan senjata-senjata macam apa yang dihasilkan berbagai negara yang giat mengembangkan kekuatan militer setelah menang atau kalah perang.

Teori Konspirasi Telusuri Keberadaan Alien di Alam Semesta

Teori Konspirasi Telusuri Keberadaan Alien di Alam Semesta

Teori Konspirasi Telusuri Keberadaan Alien di Alam Semesta – Topik pembahasan makhluk planet lain ini selalu tidak ada habisnya, banyaknya teori konspirasi tidak pernah usai diperdebatkan, mulai dari kalangan para pakar astronomi hingga pemerhati elite dunia. beberapa kali masyarakat dunia mengunggah video amatir tentang penampakan alien dan UFO di kawasan tempat tinggal mereka, namun hasilnya menyatakan negative. Ada yang terbukti pemalsuan dan editan, dan banyak alasan lain yang menyatakan hal tersebut negatif. Di Indonesia sendiri hal seperti ini sudah sering dijumpai di media sosial, bahkan banyak rumor beredar jika pendaratan alien pernah ada di kawasan Candi Borobudur. Tentu saja hal tersebut hanyalah ulah orang iseng tanpa adanya bukti yang jelas.

Di luasnya alam semesta ini setidaknya terdapat 1 triliun lebih planet tak bernama yang tidak kita ketahui, karena pada dasarnya manusia hanya mengetahui kurang dari 50% dari isi galaksi Bima Sakti ini. Pembahasan adanya kehidupan lain selain di Bumi, sudah sering muncul ke permukaan, namun pada akhirnya hanya menguap begitu saja. Menurut pakar astronomi, layaknya Bumi di luar galaksi lain di luar sana pasti memiliki kehidupan yang berbeda, dan identitas yang berbeda juga dengan kehidupan yang ada di Bumi.

Di Amerika Serikat sendiri terdapat organisasi bernama SETI, singkatan dari Search for Extra- Terrestrial Intelligence. Organisasi adalah sekelompok orang yang terorganisir dan mencoba untuk mendeteksi kehidupan ekstraterestrial. Pendekatan umum yang dilakukan misalnya adalah melakukan survey angkasa untuk mendeteksi keberadaan komunikasi antar-bintang dari sebuah peradaban. Tentu saja hal ini akan berdampak pula pada kehidupan lain yang ada di luar Bumi. SETI sendiri pernah mencoba untuk membangun teleskop radio terbesar di dunia untuk menangkap sinyal asing yang sampai ke Bumi. Radio ini juga dapat mengabungkan jalur komunikasi Bumi dan planet lain yang berjarak ribuan kilometer, demi membuktikan keberadaan alien di luar Bumi. Namun sayangnya sampai saat ini belum ada tanda-tanda yang mengarah pada keberadaan alien atau kehidupan asing lain di luar Bumi.

Pada tahun 1977 salah satu radar mereka yang ditaman di Ohio State University menangkap sinyal asing yang berlangsung selama 24 jam. Sinyal tersebut berbunyi seperti sandi morse dan tidak bisa di identifikasi dengan jelas, mereka berspekulasi bahwa alien sedang mencoba berkomunikasi dengan manusia di Bumi. Para pakar astronomi mengatakan kehidupan akan tetap ada walaupun di lingkungan terekstrem sekalipun, seperti halnya di Bumi. Di tempat dengan suhu pans, dingin sekalipun tetap ada kehidupan yang bisa bertahan disitu. Bahkan makhluk yang tumbuh di area tersebut cenderung memiliki sifat dan keinginan bertahan hidup yang lebih tinggi dari tekanan lingkungan mereka tinggal.

Misalkan saja di Bumi, orang kutub utara dengan cuaca dingin ekstremnya pasti memiliki cara bertahan hidup dari lingkungan yang berbeda tersebut, berbeda cara dengan Negara tropis yang lebih sering menerima cahaya matahari, mereka juga pasti memiliki cara untuk beradaptasi dengan kehidupan yang ada di lingkungan mereka tinggal.

Sama halnya dengan Mars, planet luar bumi tersebut dikatakan bisa untuk ditinggali dan ada kemungkinan bisa dibangun kehidupan, mikroba lemah di bumi saja bisa bertahan hidup di planet tersebut. Tentu saja peluang kehidupan di planet Mars terbuka lebar dan membuat para peneliti dan pakar astronomi berlomba-lomba untuk menelitinya. Kedepan mungkin akan ada alat yang bisa kita pakai untuk pergi ke Mars.

Fakta Menarik Keberadaan Alien di Muka Bumi

Fakta Menarik Keberadaan Alien di Muka Bumi

Fakta Menarik Keberadaan Alien di Muka Bumi – Rasanya sudah tidak asing jika kita menonton film yang memuat tentang cerita alien dengan piring terbangnya yang datang di bumi dan meneror masyarakat bumi, atau membaca kisah-kisah menegangkan penyergapan sarang alien, bertempur melawannya dan mempertahankan kedamaian di muka bumi. Namun pernahkah kamu membayangkannya langsung, bagaimana jika keberadaan alien adalah benar adanya, dan sengaja ditutup tutupi informasinya oleh pemerintah agar public tidak tahu. Para astronot yang sudah melakukan perjalanan luar angkasa yakin akan keberadaan alien di belahan planet lain, makhluk luar angkasa tersebut ada di suatu tempat di alam semesta, bahkan ada kemungkinan mereka saat ini sudah menginjakan kaki di bumi walaupun kita tidak bisa melihat mereka.

Sudah banyak rangkaian penelitian tentang makhluk asing ini, negara yang paling banyak menggelontorkan dana untuk membiayai penelitian tersebut adalah Rusia. Salah satu penelitian yang dilakukan adalah misi pencarian alien di 1.300 bintang yang ada adi pusat tata surya. Penelitian ini dibiayai langsung oleh miliader Rusia bernama Yuri Milner, dengan menghabiskan dana sebanyak 100 juta dollar, mereka mencoba menemukan kemungkinan adanya kehidupan lain di 1.300 bintang terdekat dari bumi. Penelitian ini juga bertujuan untuk memindai langit dan mencari bukti lain adanya bukti pergerakan benda asing piring terbang atau makhluk alien yang bergerak mendekati bumi. Namun sayangnya proyek ini tidak mendapatkan hasil yang diinginkan alias nol. Peneliti yang berasal dari anggota agen bola mengatakan bahwa mungkin ada banyak penjelasan tentang kurangnya sinyal alien yang di dapatkan, atau mungkin saja mereka melakukan penelitian pada frekuensi yang salah dan sinyal tidak dapat muncul karena adanya gangguan frekuensi yang bertubrukan di bumi.

Misteri tentang alien dan UFO memang menjadi daya tarik tersendiri bagi manusia, menururt kaca mata sains sendiri UFO digolongkan sebagai sains semu atau pseudoscience. Bisa saja orang-orang menjelaskan adanya kesaksian-kesaksian mereka yang melihat UFO atau alien berbalut penjelasan secara ilmiah, tapi sebenarnya kesaksian tersebut tidak mempunyai dasar ilmiah yang benar-benar bisa di percaya. Namun dari sisi ilmiah sendiri adanya kehidupan lain selain manusia yang ada di muka Bumi tidak bisa kita pungkiri. Mari kita mencoba berasumsi, jika di luar muka Bumi di suatu planet jaug disana ada suatu kehidupan dibarengi dengan perkembangan teknologi yang cerdas, bayangkan saja seperti di Bumi, makhluk asing tersebut pasti juga akan mengunakan gelombang radio untuk akses komunikasinya. Dan bisa saja suatu saat mereka mengirimkan sinyal melalui frekuensi yang ada. sejauh ini memang ada banyak kiriman sinyal yang diterima dan berasal dari banyak bintang dan planet yang ada di luar Bumi. Namun sinyal tersebut bukanlah sinyal yang dibuat atau diprogram oleh suatu makhluk tertentu.

Di Indonesia sendiri rasanya kita sudah sering mendengar laporan masyarakat tentang penampakan UFO atau piring terbang yang mereka lihat. Bahkan pernah seseorang memotret sebuah objek di langit-langit yang berbentuk aneh dan diduga sebagai piring terbang atau UFO. Namun setelah diteliti lebih lanjut penampakan yang hanya berbentuk seperti asap tersebut adalah sebuah condensation trails atau jejak kondensasi pesawat terbang. Masih banyak lagi sejumlah laporan yang diduga penampakan dari sebuah UFO namun ternyata hanyalah pergerakan awan atau hanya bayang semu dari kamera. Suatu saat nanti mungkin akan ada laporan penampakan UFO dan alien yang terbukti kebenarannya.

Paradoks Masyarakat Dunia Tentang UFO dan Upaya Ilmuan Membuktikannya

Paradoks Masyarakat Dunia Tentang UFO dan Upaya Ilmuan Membuktikannya

Paradoks Masyarakat Dunia Tentang UFO dan Upaya Ilmuan Membuktikannya – Berbicara tentang alam semesta yang luasnya tidak terhingga ini tak akan ada habisnya. Jika kamu merasa seperti orang hebat dan mempunyai segalanya cobalah merenung sedikit, Bumi tempatmu berpijak saat ini hanyalah salah satu dari triliunan bintang dan planet-planet yang ada di tata surya. Di luar Bumi masih ada kehidupan lain walaupun sampai sekarang belum bisa dibuktikan kebenarannya, berbicara tentang kehidupan yang ada di luar Bumi pasti pikiran kita akan langsung mengarah ke UFO atau piring terbang dan tentu makhluk yang ada di dalamnya yaitu alien. Beberapa tahun silam tepatnya antara tahun 2004 dan 2005, Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) mengaku telah melihat penampakan benda terbang yang diketahui adalah UFO. Penampakan tersebut belum dikonformasi kebenerannya sampai sekarang.

Pasalnya sang perekam video tersebut juga masih kebingungan perihal pesawat apa yang dilihatnya saat itu. Chad selaku yang merekam video menjumpainya saat sedang turut serta dalam latihan militer di lautan Pasifik, ia menamai pesawat itu Tic Tac.Pada bulan November 2004, komandan David Fravor mengatakan saat ia terbang dengan jet khusus dan berusaha melihat langsung obyek yang bersangkutan, pesawat tersebut secara mengejutkan menyelam ke awan kemudian secara tiba-tiba muncul di sisi awan yang sudah jauh dan melesat dengan kecepatan tinggi. Namun pemerintah Amerika sendiri tidak angakt bicara mengenai pernyataan ini sehingga menimbulkan spekulasi bahwa ini hanyalah sebuah teori konspirasi semata. Ada beberapa paradoks yang ada di masyarakat dunia, salah satunya adalah Paradoks Fermi. Paradoks ini juga dikenal dengan istilah Silentium Universi merupakan sebuah paradoks antara keharusan adanya suatu peradaban ekstraterestrial yang jauh lebih maju dan lebih cerdas dari kehidupan di Bumi, namun tanpa adanya bukti ilmiah apapun tentang keberadaan mereka sampai saat ini.

Begitulah jika kita berbicara tentang kehidupan yang ada di luar bumi. Bahasa sederhananya, kamu percaya bahwa alien, UFO, atau kehidupan spesies apapun di luar Bumi itu ada, tapi kamu juga tidak bisa menyangsikan keberadaanya karena tidak bisa membuktikannya. Paradoks Fermi mempunyai bebrapa argument yang menguatkan hipotesisnya, antara lain alien tidak pernah datang ke bumi karena perjalanan mereka akan mengalami banyak kendala terkait sistem astronomi, biologi, atau juga secara perlatan pesawat piring terbang mereka yang belum cukup modern. Dipercaya alien adalah bangsa yang cerdas bahkan lebih cerdas dibandingkan manusia.

Alien juga mengalami peradaban maju sehingga terlalu dini bagi mereka untuk mengunjungi manusia di Bumi, mereka lebih memilih memajukan sendiri peradabannya. Alien pernah mengunjungi Bumi, namun itu disaat peradaban manusia belum tercipta atau sudah tercipta namun manusia belum memiliki ketertarikan kuat seperti sekarang untuk meneliti peradaban alien. Di barat sendiri khusunya Amerika Serikat dimana pengamat astronomi dan perkumpulan pengamat kehidupan luar angkasa berkumpul, mereka melakukan banyak eksperimen dan penelitian guna mengungkap rasa penasaran dan fakta yang tertunda. Mereka secara berlomba-lomba mengirimkan robot kecil, robot bentuk binatang, manusia, bahkan sampai binatang sungguhan ke luar angkasa untuk meneliti kehidupan tersembunyi di luar angkasa. Kebanyakan dari robot yang dikirim sedikit yang bisa pulang ke Bumi dengan selamat. Mereka hancur saat pulang melewati lapisan atmosfer yang ada di Bumi. Pada akhirnya banyaknya penelitian tersebut memang belum banyak membuahkan hasil yang positif terkait dengan adanya kehidupan di luar bumi.